Segala macam permasalahan yang ada di tahun 2009 masih terbawa sampai tahun 2010. Tahun ini merupakan tahun yang lebih berat. Berbagai macam permasalahan muncul di awal tahun, membebani pikiran. Tapi toh masalah itu tidak boleh dihindari, justru harus dihadapi karena pasti ada jalan keluarnya, baik itu menggembirakan atau mengecewakan.
Di Januari ini, ada suatu masalah yang benar-benar mengubah hidupku. Masalah yang sebelumnya tidak pernah kuhadapi, yang jujur saja sempat menggangu aktivitas kuliah. Tidak pernah terpikirkan sebelumnya aku harus menjalani suatu hubungan yang ternyata tantangannya berat, bahkan aku sempat berpikir, apa ini semua hanya sandiwara belaka? apa aku sedang bermain sinetron? Apa benar ada hidup seperti ini?
Berbagai kejadian aku lewati hingga kemarin malam tiba-tiba aku merasa sangat kesepian, teringat masa-masa SMA, teringat teman-temanku. Kalau saja mereka ada di depanku, aku ga akan pergi jauh-jauh, aku kangen banget sama mereka,yang aku butuhkan sekarang cuma teman-temanku, Kecumprung, bukan orang lain.
Hingga di pagi hari tadi ketika menerima SMS dari pacar dan kemudian membuka Facebook dan membaca statusnya, secara langsung hatiku menjadi kosong melompong, tidak ada seseorang yang berarti di hatiku, benar-benar kosong. Langsung kumatikan handphone tanpa berbasa-basi sampai detik ini. Aku cuma bisa menangis kepada Tuhan, minta untuk dikuatkan dalam menghadapi masalah yang menyangkut perasaanku ini......
Setelah itu aku pergi ke taman bacaan di depan kompleks rumah, kupinjam buku Chicken Soup For The Soul, buku itu memang bagus, terutama untuk orang-orang yang sedang banyak masalah, dari buku itu kita bisa tahu bahwa banyak orang yang memiliki masalah yang lebih berat daripada kita namun mereka tetap bisa bertahan dan kata-kata bijaknya yang sangat menginspirasi pikiran.
Yang kuinginkan sekarang adalah menyiapkan mental ini sebaik-baiknya agar tidak menjadi pribadi yang rapuh,apalagi soal percintaan. Masih banyak hal yang harus kulakukan ketimbang mengurusi masalah perasaan pribadi terus menerus, mengasihani diri sendiri terus, hanya akan membuat batin ini semakin tersiksa.
Prinsip yang tidak akan pernah kuubah, aku ga akan mengorbankan impian-impianku sebelum bisa mencapainya, apalagi dikorbankan demi cinta. NO WAY.
Hidup ini terlalu berharga. Apalagi kalau berpikir soal cinta, ya paling-paling habis lulus kuliah langsung menikah. Even if I've been 24 years old someday, marriage will be too early.
Ini hari pertama aku membuat blog baru, sengaja karena beban yang ada di pundak sudah terlalu berat. Dengan menulis, aku berharap hati ini bisa menjadi plong.
Setidaknya itulah yang aku rasakan sekarang.
Sabtu, 09 Januari 2010
Langganan:
Postingan (Atom)
